Tentara Prancis Mulai Hengkang dari Senegal, Negara Bekas Jajahannya
Selasa, 11 Maret 2025 - 07:35 WIB
Negara-negara tetangga Senegal di Afrika Barat; Burkina Faso, Mali, dan Niger, semuanya telah memutuskan hubungan dengan Paris atas dugaan kegagalan dalam memerangi pemberontak jihadis dan telah berupaya bekerja sama pertahanan dengan Rusia.
Bulan lalu, Prancis menyerahkan kamp militer Port-Bouet—satu-satunya pangkalan militernya di Pantai Gading—kepada otoritas negara Afrika Barat tersebut.
Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara mengatakan dalam pidato akhir tahunnya pada bulan Desember bahwa keluarnya sekitar 600 tentara Prancis dimaksudkan untuk memodernisasi angkatan bersenjata nasional.
Pada akhir Januari, militer Prancis menyerahkan pangkalannya yang tersisa di Chad, yang merupakan basis terakhir Prancis di wilayah Sahel yang bermasalah setelah pemerintah negara Afrika Tengah itu secara tak terduga mengakhiri kemitraan militer dengan mantan penguasa kolonialnya pada bulan November, dan menyatakan pakta tersebut “sudah tidak berlaku lagi".
Bulan lalu, Prancis menyerahkan kamp militer Port-Bouet—satu-satunya pangkalan militernya di Pantai Gading—kepada otoritas negara Afrika Barat tersebut.
Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara mengatakan dalam pidato akhir tahunnya pada bulan Desember bahwa keluarnya sekitar 600 tentara Prancis dimaksudkan untuk memodernisasi angkatan bersenjata nasional.
Pada akhir Januari, militer Prancis menyerahkan pangkalannya yang tersisa di Chad, yang merupakan basis terakhir Prancis di wilayah Sahel yang bermasalah setelah pemerintah negara Afrika Tengah itu secara tak terduga mengakhiri kemitraan militer dengan mantan penguasa kolonialnya pada bulan November, dan menyatakan pakta tersebut “sudah tidak berlaku lagi".
(mas)
Lihat Juga :