Sudah 11 Tahun Pesawat MH370 Hilang Tanpa Jejak, Ini Kronologi hingga Pesan Kokpitnya

Minggu, 09 Maret 2025 - 12:14 WIB
Penumpang China: 152 orang.

Penumpang Malaysia: 38 orang.

Penumpang Indonesia: 7 orang.

Penumpang Australia: 6 orang.

Penumpang India: 5 orang.

Penumpang Prancis: 4 orang.

Penumpang Amerika Serikat: 3 orang.

Penumpang Selandia Baru: 2 orang.

Penumpang Ukraina: 2 orang.

Penumpang Kanada: 2 orang.

Penumpang Rusia: 1 orang.

Penumpang Italia: 1 orang.

Penumpang Belanda: 1 orang

Penumpang Austria: 1 orang.

Penumpang Taiwan: 1 orang.

Pukul 00.42

•Boeing 777 lepas landas dari landasan pacu 32R dengan ketinggian 18.000 kaki.

•Co-pilot melakukan kontak dengan kontrol lalu lintas udara sebelum lepas landas, sementara kapten pilot berbicara setelah keberangkatan.

•Pada pukul 00.46, pesawat diizinkan mencapai 35.000 kaki–kru mengonfirmasi ketinggian dua kali, sekali pada pukul 01.01 pagi dan sekali lagi pada pukul 01.08 pagi.



Pukul 01.06

•Pesawat melakukan transmisi terakhirnya sebelum menghilang—menurut laporan posisi otomatis yang dikirim menggunakan Sistem Pengalamatan dan Pelaporan Komunikasi Pesawat yang dikenal sebagai ACARS.

•Pesan tersebut mencakup data seperti bahan bakar yang tersisa, asal penerbangan, tujuan, dan pelacakan realtime.

Pukul 01.19

•Komunikasi verbal terakhir dengan pesawat juga berlangsung—Kapten Zaharie mengakui adanya transisi dari wilayah udara Kuala Lumpur ke kontrol lalu lintas udara Ho Chi Minh.

•Awak pesawat seharusnya memberi isyarat kepada kru kontrol lalu lintas udara Ho Chi Minh saat pesawat memasuki wilayah udara Vietnam, tetapi gagal melakukannya.

Pukul 01.20

•MH370 terlihat di radar kontrol lalu lintas udara Kuala Lumpur menuju titik acuan IGARI di Teluk Thailand, tetapi lima detik kemudian pesawat itu menghilang dari layar radar.

•Pesawat itu juga menghilang dari radar kontrol lalu lintas udara Ho Chi Minh pada saat yang sama.

•MH370 menghilang selama hampir 20 menit sebelum pengontrol lalu lintas udara menyadari bahwa pesawat itu telah menghilang dari layar, menurut laporan Pemerintah Malaysia. Butuh waktu empat jam lagi untuk meluncurkan operasi penyelamatan.

•Petugas darat mencoba menggunakan radar sekunder untuk melacak pesawat, yang mengandalkan sinyal dari transponder di dalam pesawat, tetapi transponder tersebut tidak lagi berfungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!