Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei

Minggu, 09 Maret 2025 - 08:30 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah merespons surat berisi ancaman aksi militer dari Presiden AS Donald Trump. Foto/Khamenei.ir
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah merespons surat berisi ancaman aksi militer dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia menggambarkan isi surat itu sebagai perundungan atau penindasan.

"Beberapa pemerintah yang suka menindas—saya benar-benar tidak tahu istilah yang lebih tepat untuk beberapa tokoh dan pemimpin asing selain kata perundungan—bersikeras melakukan negosiasi," kata Khamenei kepada para pejabat di Teheran setelah Trump mengancam aksi militer jika Iran menolak untuk terlibat dalam pembicaraan tentang program nuklirnya.



"Negosiasi mereka tidak ditujukan untuk menyelesaikan masalah, tetapi untuk mendominasi," kata Khamenei.

Baca Juga: Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir

Pada hari Jumat, Trump mengatakan bahwa dia telah menulis surat kepada pemimpin tertinggi Iran, mendesak perundingan baru mengenai program nuklir negara tersebut tetapi memperingatkan kemungkinan tindakan militer jika negara itu menolak.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran belum menerima surat apa pun dari presiden AS hingga hari Sabtu.

"Kami telah mendengarnya (surat itu) tetapi kami belum menerima apa pun," katanya kepada televisi pemerintah.

Khamenei menuduh negara-negara penindas sengaja menetapkan persyaratan baru yang tidak mereka harapkan akan dipenuhi Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!