AS Gelontorkan Rp5.709 Triliun untuk Perang Ukraina, tapi Hasilnya Tak Sesuai Harapan

Rabu, 05 Maret 2025 - 19:22 WIB
Ia menekankan pentingnya mengakhiri permusuhan dalam pidatonya di hadapan sidang gabungan Kongres pada Selasa malam.

Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru

"Jutaan warga Ukraina dan Rusia telah terbunuh atau terluka tanpa alasan dalam konflik yang mengerikan dan brutal ini tanpa tanda-tanda akan berakhir," katanya, seraya menambahkan bahwa ia telah "bekerja tanpa lelah" untuk mewujudkan gencatan senjata.

Trump menekankan bahwa meskipun orang-orang yang terbunuh dalam konflik tersebut bukanlah warga Amerika, ia ingin pertumpahan darah dihentikan.

"Sudah waktunya untuk mengakhiri perang yang tidak masuk akal ini. Jika Anda ingin mengakhiri perang, Anda harus berbicara dengan kedua belah pihak," kata Trump.

Ia mengkritik sekutu AS di Eropa, dengan mengklaim bahwa mereka menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli energi Rusia daripada untuk bantuan ke Kiev. Ia mengklaim bahwa pendanaan Amerika untuk Ukraina sangat tinggi, mengingat bahwa konflik tersebut menimbulkan risiko yang relatif terbatas bagi AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!