Ukraina Serahkan Harta Karun Mineral Tanah Langka ke AS Dinilai Bukti Bodohnya Zelensky

Kamis, 27 Februari 2025 - 10:20 WIB
Menurut laporan Financial Times, Ukraina setuju untuk menandatangani kesepakatan tersebut setelah AS menarik permintaannya untuk bagian USD500 miliar dari hasil mineral tanah langka tersebut.

Kyiv telah menentang angka USD500 miliar tersebut, dengan alasan bahwa Washington sebenarnya hanya memberikan bantuan USD100 miliar, terutama dalam bentuk hibah ketimbang pinjaman atau utang.

Perjanjian yang dilaporkan juga tidak menyebutkan jaminan keamanan AS, sesuatu yang berulang kali diminta Zelensky.

Draf akhir perjanjian, menurut Financial Times, mengamanatkan Kyiv untuk mendirikan dana dan mengalokasikan 50% dari pendapatan "monetisasi masa depan" sumber daya mineral milik negara tersebut, termasuk minyak, gas, dan logistik terkait.

Dana tersebut dilaporkan akan digunakan untuk berinvestasi dalam industri Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!