Hamas: Pembebasan 6 Sandera Israel Cerminkan Persatuan Rakyat Palestina

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:01 WIB
Hamas menegaskan rakyat Palestina masih bersatu. Foto/X/QudsNen
GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas mengatakan pembebasan enam tawanan menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian gencatan senjata. Hamas menuduh Israel menunda pelaksanaannya.

"Penyerahan ini terjadi di tengah suasana nasional yang megah, yang mencerminkan persatuan rakyat dan faksi-faksi kami, sementara pendudukan mengalami keadaan terpecah-pecah dan saling tuduh," kata pernyataan Hamas, dilansir Al Jazeera,



Hamas menambahkan: "Kehadiran publik yang besar selama penyerahan enam tawanan musuh hari ini membawa pesan baru kepada musuh dan para pendukungnya: Kohesi antara rakyat kami dan perlawanan mereka berakar dalam dan kokoh."

Hamas juga menegaskan kembali "kesiapannya untuk beralih ke tahap kedua perjanjian dan kesediaan untuk menyelesaikan proses pertukaran yang komprehensif, yang akan mencapai gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pendudukan".

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

Kemudian, Hamas juga menyebut klaim Israel sebagai "kebohongan belaka" setelah militer Israel menuduh bahwa anak-anak Israel yang ditawan, Ariel dan Kfir Bibas, dibunuh oleh para penculik mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!