Trump ingin Rusia Kembali ke G8, Tuding Biden Picu Perang Ukraina
Jum'at, 14 Februari 2025 - 16:30 WIB
Saat itu, usulan tersebut ditolak anggota klub lainnya, sementara Moskow sendiri tampaknya tidak menunjukkan minat untuk kembali.
Selain itu, Trump menyalahkan konflik Rusia-Ukraina pada pendahulunya Joe Biden, dengan menegaskan kembali klaim sebelumnya bahwa permusuhan tidak akan pernah terjadi di bawah kepemimpinannya.
"Saya tidak melihat cara apa pun agar negara dalam posisi Rusia dapat mengizinkan mereka, hanya dalam posisi mereka, dapat mengizinkan mereka untuk bergabung dengan NATO. Saya tidak melihat itu terjadi," tegas presiden AS pada hari Kamis (13/2/2025).
"Dan jauh sebelum Presiden (Vladimir) Putin, Rusia sangat kuat dalam fakta tersebut. Saya yakin itulah alasan perang dimulai, karena Biden keluar dan mengatakan mereka dapat bergabung dengan NATO, dan dia seharusnya tidak mengatakan itu," tegas Trump.
Trump juga mendukung pernyataan tentang prospek keanggotaan Ukraina di NATO yang disampaikan oleh menteri pertahanannya, Pete Hegseth, pada hari Rabu, dengan menggambarkannya sebagai "cukup akurat."
Berbicara menjelang pertemuan yang disebut Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, Hegseth mengesampingkan aksesi Kiev ke blok tersebut sebagai bagian dari kesepakatan damai apa pun, dan juga menolak gagasan pengerahan pasukan AS ke negara itu.
Selain itu, Trump menyalahkan konflik Rusia-Ukraina pada pendahulunya Joe Biden, dengan menegaskan kembali klaim sebelumnya bahwa permusuhan tidak akan pernah terjadi di bawah kepemimpinannya.
"Saya tidak melihat cara apa pun agar negara dalam posisi Rusia dapat mengizinkan mereka, hanya dalam posisi mereka, dapat mengizinkan mereka untuk bergabung dengan NATO. Saya tidak melihat itu terjadi," tegas presiden AS pada hari Kamis (13/2/2025).
"Dan jauh sebelum Presiden (Vladimir) Putin, Rusia sangat kuat dalam fakta tersebut. Saya yakin itulah alasan perang dimulai, karena Biden keluar dan mengatakan mereka dapat bergabung dengan NATO, dan dia seharusnya tidak mengatakan itu," tegas Trump.
Trump juga mendukung pernyataan tentang prospek keanggotaan Ukraina di NATO yang disampaikan oleh menteri pertahanannya, Pete Hegseth, pada hari Rabu, dengan menggambarkannya sebagai "cukup akurat."
Berbicara menjelang pertemuan yang disebut Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, Hegseth mengesampingkan aksesi Kiev ke blok tersebut sebagai bagian dari kesepakatan damai apa pun, dan juga menolak gagasan pengerahan pasukan AS ke negara itu.
Lihat Juga :