Trump: Korupsi USAID pada Tingkat yang Tak Dapat Dijelaskan, Ribuan Pegawai akan Dipecat
Sabtu, 08 Februari 2025 - 12:30 WIB
"USAID membuat kaum kiri radikal menjadi gila, dan tidak ada yang dapat mereka lakukan tentang hal itu karena cara uang tersebut dibelanjakan, sebagian besar secara curang, sama sekali tidak dapat dijelaskan," tulis Trump di situs media sosialnya Truth Social pada hari Jumat (7/2/2025).
"Korupsi berada pada tingkat yang jarang terlihat sebelumnya. Tutup saja!" tegas Trump.
Sehari sebelumnya, presiden AS mengklaim badan tersebut menyalurkan miliaran dolar uang pembayar pajak ke perusahaan media untuk mendorong liputan media yang positif tentang Partai Demokrat.
USAID mencuri miliaran dolar, "sebagian besar masuk ke media berita palsu sebagai 'imbalan' untuk membuat cerita bagus tentang Demokrat. 'Kabar' sayap kiri, yang dikenal sebagai 'Politico,' tampaknya telah menerima USD8.000.000," tulis Trump di Truth Social pada hari Kamis.
Keputusan tersebut dilaporkan menyusul temuan tim Musk bahwa jutaan dolar uang pembayar pajak dihabiskan untuk langganan Politico Pro.
“Selanjutnya, Gedung Putih telah memerintahkan Administrasi Layanan Umum untuk mengakhiri semua kontrak media yang didanai USAID,” tulis Axios pada hari Kamis, mengutip email internal yang diperoleh outlet tersebut.
"Korupsi berada pada tingkat yang jarang terlihat sebelumnya. Tutup saja!" tegas Trump.
Sehari sebelumnya, presiden AS mengklaim badan tersebut menyalurkan miliaran dolar uang pembayar pajak ke perusahaan media untuk mendorong liputan media yang positif tentang Partai Demokrat.
USAID mencuri miliaran dolar, "sebagian besar masuk ke media berita palsu sebagai 'imbalan' untuk membuat cerita bagus tentang Demokrat. 'Kabar' sayap kiri, yang dikenal sebagai 'Politico,' tampaknya telah menerima USD8.000.000," tulis Trump di Truth Social pada hari Kamis.
Keputusan tersebut dilaporkan menyusul temuan tim Musk bahwa jutaan dolar uang pembayar pajak dihabiskan untuk langganan Politico Pro.
“Selanjutnya, Gedung Putih telah memerintahkan Administrasi Layanan Umum untuk mengakhiri semua kontrak media yang didanai USAID,” tulis Axios pada hari Kamis, mengutip email internal yang diperoleh outlet tersebut.
Lihat Juga :