Palestina Tegaskan Bukan Proyek Investasi, Lahannya Tidak Dijual

Jum'at, 07 Februari 2025 - 22:23 WIB
Dia menjelaskan, “Sekarang, 600 truk masuk setiap hari dan kami berada dalam situasi krisis darurat.”

Selain itu, organisasi bantuan “menghadapi hambatan luar biasa dalam menyalurkan bantuan ke Gaza” selama 15 bulan terakhir.

“Sekarang, kami akhirnya dapat meningkatkan respons kami, tetapi masih ada keterlambatan dalam menyaring jenis material tertentu,” papar Low.

Material yang diberi label “guna ganda” oleh Israel, yang mencakup perlengkapan medis, menghadapi pembatasan.

“Penundaan juga disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan peralatan pemeriksaan yang digunakan otoritas Israel untuk memeriksa truk bantuan,” ungkap juru bicara tersebut.

Baca juga: Bisakah Perusahaan Investasi Jared Kushner Hubungkan Uang Teluk dengan Rencana Trump Caplok Gaza?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!