Sangkal Dilumpuhkan Jet Siluman F-35 Israel, Iran Tunjukkan Sistem Rudal S-300 Rusia
Kamis, 06 Februari 2025 - 13:59 WIB
Bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin dan koleganya dari Iran Masoud Pezeshkian memperdalam hubungan militer antara kedua negara, menandatangani kemitraan strategis selama 20 tahun.
Meskipun perjanjian tersebut tidak menyebutkan secara spesifik tentang transfer senjata, kedua belah pihak mengatakan mereka akan mengembangkan “kerja sama militer-teknis".
Latihan tempur pada hari Rabu berlangsung satu hari setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membahas topik-topik regional termasuk program nuklir Iran.
Kedua pemimpin mengatakan Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir, dengan Trump mengumumkan sebelumnya dimulainya kembali kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran untuk menekan ekspor minyaknya hingga nol guna menghentikannya memperoleh senjata nuklir.
"Bagi saya, ini sangat sederhana: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," kata Trump, yang dilansir Times of Israel, Kamis (6/2/2025).
Ketika ditanya seberapa dekat Teheran dengan senjata, Trump berkata: "Mereka terlalu dekat."
Meskipun perjanjian tersebut tidak menyebutkan secara spesifik tentang transfer senjata, kedua belah pihak mengatakan mereka akan mengembangkan “kerja sama militer-teknis".
Latihan tempur pada hari Rabu berlangsung satu hari setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membahas topik-topik regional termasuk program nuklir Iran.
Kedua pemimpin mengatakan Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir, dengan Trump mengumumkan sebelumnya dimulainya kembali kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran untuk menekan ekspor minyaknya hingga nol guna menghentikannya memperoleh senjata nuklir.
"Bagi saya, ini sangat sederhana: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir," kata Trump, yang dilansir Times of Israel, Kamis (6/2/2025).
Ketika ditanya seberapa dekat Teheran dengan senjata, Trump berkata: "Mereka terlalu dekat."
Lihat Juga :