Indonesia Tolak Usulan Trump Caplok Gaza dan Usir Warga Palestina
Rabu, 05 Februari 2025 - 19:26 WIB
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan kembali komitmen negara tersebut terhadap solusi dua negara. "Kita harus melihat warga Palestina hidup dan sejahtera di tanah air mereka di Gaza dan Tepi Barat," katanya kepada wartawan dalam perjalanan ke Kyiv.
Kementerian luar negeri di Prancis merilis pernyataan yang menegaskan kembali penentangannya terhadap "setiap pemindahan paksa penduduk Palestina di Gaza", dan mengatakan wilayah tersebut tidak boleh dikuasai oleh pihak ketiga. Dikatakan bahwa solusi dua negara adalah "satu-satunya yang dapat menjamin perdamaian jangka panjang" bagi warga Israel dan Palestina.
Di Rusia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa penyelesaian di Timur Tengah hanya mungkin dilakukan dengan menerapkan solusi dua negara, menurut kantor berita Reuters.
Sementara itu, kementerian luar negeri Arab Saudi mengatakan "menolak segala upaya untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka". Ditambahkannya, Turki tidak akan menjalin hubungan dengan Israel tanpa pembentukan negara Palestina.
Baik China maupun Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendukung perlunya solusi dua negara.
Menteri luar negeri Turki mengatakan rencana apa pun yang menyingkirkan Palestina "dari persamaan" akan mengakibatkan lebih banyak konflik.
Kementerian luar negeri di Prancis merilis pernyataan yang menegaskan kembali penentangannya terhadap "setiap pemindahan paksa penduduk Palestina di Gaza", dan mengatakan wilayah tersebut tidak boleh dikuasai oleh pihak ketiga. Dikatakan bahwa solusi dua negara adalah "satu-satunya yang dapat menjamin perdamaian jangka panjang" bagi warga Israel dan Palestina.
Di Rusia, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa penyelesaian di Timur Tengah hanya mungkin dilakukan dengan menerapkan solusi dua negara, menurut kantor berita Reuters.
Sementara itu, kementerian luar negeri Arab Saudi mengatakan "menolak segala upaya untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka". Ditambahkannya, Turki tidak akan menjalin hubungan dengan Israel tanpa pembentukan negara Palestina.
Baik China maupun Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendukung perlunya solusi dua negara.
Menteri luar negeri Turki mengatakan rencana apa pun yang menyingkirkan Palestina "dari persamaan" akan mengakibatkan lebih banyak konflik.
(ahm)
Lihat Juga :