Lebih dari 565.000 Orang Pindah dari Selatan ke Utara Gaza dalam Sepekan

Rabu, 05 Februari 2025 - 08:15 WIB
Jika badan tersebut tidak ada lagi, menurut Israel, maka masalah pengungsi tidak boleh ada lagi, dan hak yang sah bagi pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah mereka tidak akan diperlukan lagi.

Israel telah menolak hak warga Palestina untuk kembali tersebut sejak akhir tahun 1940-an, meskipun keanggotaannya sendiri di PBB dibuat bersyarat pada pengungsi Palestina yang diizinkan kembali ke rumah dan tanah mereka.

Israel telah memerintahkan UNRWA menutup semua operasi di Yerusalem Timur pada hari Kamis, sesuai dengan arahan yang dikomunikasikan dalam surat dari Perwakilan Tetap Israel untuk PBB, Danny Danon, kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada tanggal 24 Januari.

Setelah perintah tersebut, UNRWA mengevakuasi kantor pusatnya di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, tempat organisasi tersebut beroperasi sejak 1951, serta klinik di Kota Tua dan beberapa sekolah, termasuk pusat pelatihan kejuruan.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan organisasi internasional, karena beberapa badan PBB terus menyuarakan kekhawatiran atas memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat.

Baca juga: Turki Khawatir Apa yang Mungkin Dilakukan Netanyahu setelah Semua Sandera Israel Dibebaskan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!