Gaya Hidup Warga Auckland, Hidup Tidak Ngoyo tapi Banyak Duit

Senin, 03 Februari 2025 - 18:17 WIB
Informasi yang kami terima dari Fandi (40), salah seorang pekerja warga negara Indonesia di Auckland. Waktu jam kerja yang sebentar di Kota Auckland sesuai himbauan pemerintah setempat agar warganya lebih banyak waktu di rumah bersama keluarga.

“Soal keseimbangan hidup menjadi prioritas warga Auckland. Mereka tidak ngoyo tapi disiplin, semua pekerjaan atau tatap muka dengan perjanjian dan ditentukan waktu-waktu tertentu. Mereka kerja secukupnya tapi all done. Jangan heran kalau di jam kerja justru kafe-kafe penuh dan pas hari libur banyak yang tutup di Kawasan CBD,” ujarnya.

Auckland memang masuk sebagai salah satu kota dengan harga-harga termahal di dunia. Untuk makan siang paling murah sejenis kebab, bryani, kentang ayam saja kita bisa menghabiskan biaya NZ$15-20 atau setara 150 ribu rupiah. Beberapa barang lain juga relatif mahal. Namun hal itu tidak masalah buat warga Auckland karena rata-rata gaji mereka sangat tinggi.

Sebagai gambaran, sarjana fresh graduate rata-rata digaji sebesar NZ$61.000 atau setara 555 juta per tahun. Jumlah ini tergantung dengan profesi yang dijalani. Untuk bidang IT bisa bergaji 900 juta per tahun.

Rata-rata gaji ini pun disesuaikan dengan pengalaman kerja. Semakin pengalaman semakin besar gaji yang didapat. Akuntan juga menjadi salah satu pekerjaan dengan harga fantastis, gajinya antara NZ$65.00-120.000 per tahun. Bahkan seorang manajer menengah bergaji antara NZ$85.000-150.000 per tahun. Asik kan?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!