Selalu Dibujuk untuk Normalisasi Diplomasi dengan Israel, Presiden Aljazair Ungkap Syaratnya
Senin, 03 Februari 2025 - 17:14 WIB
Presiden Aljazair menolak normalisasi diplomasi dengan Israel. Foto/X/@We_Love_Algeria
GAZA - Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune telah menegaskan bahwa negaranya tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel sebelum pembentukan negara Palestina.
Pernyataan itu muncul dalam sebuah wawancara dengan harian Prancis Le Point pada hari Minggu dan dimuat dalam edisi hari Senin.
Menanggapi pertanyaan tentang kesiapan Aljazair untuk menormalisasi hubungannya dengan Israel jika negara Palestina didirikan, Tebboune berkata: "Tentu saja, pada hari itu terjadi." "Prioritas kami adalah pembentukan negara Palestina," katanya.
Aljazair secara konsisten mempertahankan sikap tegas terhadap normalisasi dengan Israel, menolak hubungan diplomatik apa pun hingga negara Palestina didirikan.
Negara tersebut menolak untuk bergabung dengan Abraham Accords pada tahun 2020 -- kesepakatan normalisasi antara Israel dan beberapa negara Arab -- dan menekankan dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap hak-hak Palestina dan pembentukan negara berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967.
Pernyataan itu muncul dalam sebuah wawancara dengan harian Prancis Le Point pada hari Minggu dan dimuat dalam edisi hari Senin.
Menanggapi pertanyaan tentang kesiapan Aljazair untuk menormalisasi hubungannya dengan Israel jika negara Palestina didirikan, Tebboune berkata: "Tentu saja, pada hari itu terjadi." "Prioritas kami adalah pembentukan negara Palestina," katanya.
Aljazair secara konsisten mempertahankan sikap tegas terhadap normalisasi dengan Israel, menolak hubungan diplomatik apa pun hingga negara Palestina didirikan.
Negara tersebut menolak untuk bergabung dengan Abraham Accords pada tahun 2020 -- kesepakatan normalisasi antara Israel dan beberapa negara Arab -- dan menekankan dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap hak-hak Palestina dan pembentukan negara berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967.
Lihat Juga :