Iran Pamer Kota Rudal sebagai Kesiapan Hadapi Perang Baru dengan Israel
Minggu, 02 Februari 2025 - 20:24 WIB
Fasilitas yang dipamerkan pada hari Sabtu adalah pangkalan ketiga di Iran, menurut IRNA. Pada pertengahan Januari, Angkatan Laut IRGC mengungkap pangkalan rudal antikapal bawah tanah lainnya di sepanjang garis pantai Teluk Persia. Fasilitas serupa sebelumnya diungkapkan oleh Angkatan Udara IRGC pada 10 Januari, meskipun lokasi pastinya tidak diungkapkan.
Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri
Iran mengatakan bahwa program rudalnya merupakan pencegah terhadap musuh seperti AS dan Israel. Selama inspeksi pada hari Sabtu, Salami menyatakan bahwa pengungkapan itu dimaksudkan untuk mencegah musuh Teheran membuat "salah perhitungan" yang dapat menyebabkan konsekuensi serius.
Sebelumnya pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memuji program rudal negara itu sebagai faktor penting dalam menghalangi ancaman asing. "Saya telah mengatakan berkali-kali dan sangat yakin bahwa jika bukan karena kemampuan rudal kami, tidak ada yang akan bernegosiasi dengan kami," kata Araghchi saat itu.
Araghchi berpendapat bahwa AS dan sekutunya hanya menanggapi kekuatan, dan kekuatan rudal Iran memaksa mereka untuk terlibat secara diplomatis daripada menggunakan kekuatan. Pernyataannya menyusul meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, yang melibatkan serangkaian serangan jarak jauh antara kedua negara tahun lalu.
Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri
Iran mengatakan bahwa program rudalnya merupakan pencegah terhadap musuh seperti AS dan Israel. Selama inspeksi pada hari Sabtu, Salami menyatakan bahwa pengungkapan itu dimaksudkan untuk mencegah musuh Teheran membuat "salah perhitungan" yang dapat menyebabkan konsekuensi serius.
Sebelumnya pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memuji program rudal negara itu sebagai faktor penting dalam menghalangi ancaman asing. "Saya telah mengatakan berkali-kali dan sangat yakin bahwa jika bukan karena kemampuan rudal kami, tidak ada yang akan bernegosiasi dengan kami," kata Araghchi saat itu.
Araghchi berpendapat bahwa AS dan sekutunya hanya menanggapi kekuatan, dan kekuatan rudal Iran memaksa mereka untuk terlibat secara diplomatis daripada menggunakan kekuatan. Pernyataannya menyusul meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, yang melibatkan serangkaian serangan jarak jauh antara kedua negara tahun lalu.
(ahm)
Lihat Juga :