Negara-negara Arab Bersatu Melawan Rencana Trump Usir Warga Palestina dari Gaza

Minggu, 02 Februari 2025 - 06:50 WIB
Meski menentang rencana pengusiran warga Gaza, mereka berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan Trump untuk mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh di Timur Tengah berdasarkan solusi dua negara.

Pertemuan para pejabat Arab itu terjadi setelah Trump mengatakan pekan lalu bahwa Mesir dan Yordania harus menerima warga Palestina dari Gaza, yang disebutnya sebagai "lokasi pembongkaran" setelah 15 bulan pengeboman Israel yang membuat sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal. Para kritikus menyebut gagasan Trump itu sama saja dengan pembersihan etnis.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada hari Rabu menolak gagasan bahwa Mesir akan memfasilitasi pemindahan warga Gaza dan mengatakan warga Mesir akan turun ke jalan untuk menyatakan ketidaksetujuan mereka.

Namun, pada hari Kamis, Trump menegaskan kembali gagasan itu, dengan mengatakan: "Kami melakukan banyak hal untuk mereka, dan mereka akan melakukannya," yang tampaknya merujuk pada bantuan AS yang melimpah, termasuk bantuan militer, baik untuk Mesir maupun Yordania.

Setiap saran agar warga Palestina meninggalkan Gaza, wilayah yang ingin mereka bentuk menjadi bagian dari negara merdeka, telah menjadi kutukan bagi kepemimpinan Palestina selama beberapa generasi dan berulang kali ditolak oleh negara-negara Arab tetangga sejak perang Gaza dimulai pada bulan Oktober 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!