Israel Tangkap Tentaranya Sendiri karena Jadi Mata-mata Iran

Selasa, 28 Januari 2025 - 08:41 WIB
Sedangkan Eliasfov telah menyemprotkan grafiti yang memuji pemimpin tertinggi pertama Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di berbagai lokasi.

Eliasfov juga diduga mentransfer materi rahasia ke agen Iran yang dapat diaksesnya selama dia bertugas di pasukan pertahanan udara Israel.

Polisi dan Shin Bet menambahkan dalam pernyataan mereka bahwa Eliasfov yang membawa Andreev ke dalam kelompoknya.

"Kedua warga negara Israel memahami bahwa mereka berhubungan dengan seorang agen Iran," bunyi pernyataan bersama tersebut.

Penyelidikan bersama polisi dan Shin Bet menunjukkan bahwa Iran mencoba merekrut warga Israel ke dalam jaringan mata-matanya melalui media sosial.

Israel telah menangkap puluhan warganya sepanjang tahun 2024, yang dituduh menjadi mata-mata Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!