4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota-kota yang Sudah Hancur Lebur

Kamis, 16 Januari 2025 - 23:55 WIB

2. Rusia Ingin Pengakuan Wilayah Ukraina yang Sudah Dicaplok

Ia menekankan bahwa tujuan Moskow dalam operasi militernya terhadap Kiev tetap tidak berubah, sementara kedaulatan Rusia atas bekas wilayah Ukraina, termasuk wilayah Kherson dan Zaporozhye, Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, dan Krimea tidak dapat dinegosiasikan.

Meraih pengakuan internasional atas penggabungan wilayah-wilayah ini ke Rusia telah menjadi tujuan penting bagi Moskow, kata Patrushev.

Baca Juga: Konspirasi Menghantui Bencana pada Awal 2025

3. Negosiasi Perdamaian Akan Mandul

Pejabat itu mengatakan ia tidak melihat ada gunanya merundingkan penyelesaian konflik dan nasib Ukraina dengan negara Barat mana pun kecuali AS. Uni Eropa, khususnya, tidak dapat dianggap sebagai kekuatan terpadu yang dapat memiliki suara dalam masalah ini, katanya.

"Tidak ada yang perlu didiskusikan dengan London atau Brussels. Kepemimpinan Uni Eropa, misalnya, telah lama kehilangan hak untuk berbicara atas nama banyak anggotanya, seperti Hongaria, Slowakia, Austria, Rumania, dan beberapa negara Eropa lainnya yang tertarik pada stabilitas di Eropa dan mempertahankan posisi yang seimbang terhadap Rusia," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!