Inilah Negara yang Pernah Gratiskan Listrik untuk Rakyatnya Selama 24 Tahun
Kamis, 02 Januari 2025 - 14:42 WIB
Saat itu, Turkmenistan di bawah kepemimpinan Presiden Saparmurat Niyazov tidak hanya menggratiskan listrik, tapi juga gas dan air untuk rakyatnya. Listrik, gas, dan air digratiskan karena negara itu kaya akan gas alam dan saat itu harga gas alam sedang naik.
Mengutip Times of India, Presiden Niýazow menyediakan setiap warga negara dengan 35 kilowatt-hour (kwh) listrik dan 50 meter kubik gas alam per bulan. Selain itu, 250 liter (66 galon) air disediakan setiap hari.
Presiden Niyazov berkuasa dari 21 Oktober 1991 hingga meninggal dunia pada 21 Desember 2006, atau dengan kata lain menjadi presiden seumur hidup.
Setelah Niyazov meninggal, kepemimpinan Turkmenistan diterukan oleh Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov, yang menjabat dari 21 Desember 2006 hingga 19 Maret 2022.
Kebijakan gratis listrik pemerintah Niyazov diteruskan Presiden Berdymukhamedov, namun tidak selamanya. Berdymukhamedov mengakhiri kebijakan itu pada 2017 dengan mulai mengurangi subsidi dan memberlakukan biaya untuk listrik, gas, dan air.
Mengutip Times of India, Presiden Niýazow menyediakan setiap warga negara dengan 35 kilowatt-hour (kwh) listrik dan 50 meter kubik gas alam per bulan. Selain itu, 250 liter (66 galon) air disediakan setiap hari.
Presiden Niyazov berkuasa dari 21 Oktober 1991 hingga meninggal dunia pada 21 Desember 2006, atau dengan kata lain menjadi presiden seumur hidup.
Setelah Niyazov meninggal, kepemimpinan Turkmenistan diterukan oleh Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov, yang menjabat dari 21 Desember 2006 hingga 19 Maret 2022.
Kebijakan gratis listrik pemerintah Niyazov diteruskan Presiden Berdymukhamedov, namun tidak selamanya. Berdymukhamedov mengakhiri kebijakan itu pada 2017 dengan mulai mengurangi subsidi dan memberlakukan biaya untuk listrik, gas, dan air.
Lihat Juga :