Rusia Menolak Berdamai dengan Ukraina, Berikut Alasannya

Senin, 30 Desember 2024 - 20:03 WIB
Lavrov mengatakan bahwa jika diskusi dengan pemerintahan AS berikutnya berlangsung, Moskow tidak akan menerima proposal yang dilaporkan di media, yang datang dari anggota tim Trump.

Selama kampanyenya, Trump berulang kali berjanji untuk menemukan solusi diplomatik yang cepat untuk krisis Ukraina jika terpilih, tetapi tidak memberikan rincian tentang bagaimana ia akan mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Ahmed al Sharaa: 4 Tahun Lagi, Suriah Akan Gelar Pemilu

The Wall Street Journal melaporkan pada bulan November bahwa para penasihat Trump telah menyusun rencana untuk menyelesaikan konflik tersebut. Proposal tersebut mencakup penundaan keanggotaan Ukraina di NATO selama dua dekade, pembekuan di sepanjang garis depan saat ini, dan pembentukan zona demiliterisasi yang dikendalikan oleh pasukan penjaga perdamaian dari sekutu Ukraina di Eropa.

Lavrov mengatakan perdamaian antara Moskow dan Kiev hanya dapat dicapai melalui "perjanjian yang dapat diandalkan dan mengikat secara hukum" yang mengatasi akar penyebab konflik dan mencakup mekanisme untuk mencegah pelanggaran di masa mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!