Pertama Kali, Sistem Antirudal AS THAAD di Israel Digunakan untuk Cegat Rudal dari Yaman
Sabtu, 28 Desember 2024 - 09:35 WIB
Rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ditembakkan selama latihan. Foto/Angkatan Darat AS/Wikipedia
TEL AVIV - Satu sistem antirudal militer Amerika Serikat (AS) yang canggih digunakan di Israel untuk mencoba mencegat rudal.
“Ini merupakan yang pertama kalinya sejak Presiden AS Joe Biden menempatkan sistem tersebut di Israel pada bulan Oktober,” ungkap seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters pada hari Jumat (27/12/2024).
“THAAD, atau sistem Terminal High Altitude Area Defense, digunakan untuk mencoba mencegat proyektil dari Yaman selama 24 jam terakhir, dan analisis akan menentukan keberhasilannya,” papar sumber yang berbicara dengan syarat anonim.
Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Israel menyerang beberapa target yang terkait dengan gerakan Houthi yang berpihak pada Iran di Yaman pada hari Kamis, termasuk Bandara Internasional Sanaa.
Media Houthi mengatakan enam orang tewas akibat serangan Israel.
“Ini merupakan yang pertama kalinya sejak Presiden AS Joe Biden menempatkan sistem tersebut di Israel pada bulan Oktober,” ungkap seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters pada hari Jumat (27/12/2024).
“THAAD, atau sistem Terminal High Altitude Area Defense, digunakan untuk mencoba mencegat proyektil dari Yaman selama 24 jam terakhir, dan analisis akan menentukan keberhasilannya,” papar sumber yang berbicara dengan syarat anonim.
Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Israel menyerang beberapa target yang terkait dengan gerakan Houthi yang berpihak pada Iran di Yaman pada hari Kamis, termasuk Bandara Internasional Sanaa.
Media Houthi mengatakan enam orang tewas akibat serangan Israel.
Lihat Juga :