Rusia Klaim Inggris Terintimidasi Rudal Hupersonik Oreshnik

Kamis, 19 Desember 2024 - 14:01 WIB
“Yang kedua adalah kami membalas penggunaan Storm Shadow [rudal jarak jauh Inggris] jauh di dalam wilayah Rusia. Itu juga jelas. Ada kesan bahwa mereka bersikap sedikit lebih berhati-hati, sedikit lebih seimbang dalam pendekatan mereka terhadap masalah ini. Dan, faktanya, mereka sekarang mengikuti dengan saksama apa yang terjadi," paparnya.

Baca Juga: Titik Tolak Perang Dunia III Bergantung pada Vladimir Putin

Kelin mengatakan bahwa reaksi resmi London terhadap rudal Rusia yang baru itu “agak tidak jelas”. "Tetapi di komunitas pakar Inggris tidak diragukan lagi ada studi serius tentang kemampuan, kapabilitas rudal Oreshnik, penyebarannya di wilayah Belarusia, yang darinya, katakanlah, titik mana pun di Eropa dapat dijangkau," lanjut Kelin.

Media pemerintah Rusia melaporkan bahwa peluncuran rudal Oreshnik dari Belarusia—tempat misil tak terhentikan itu akan ditempatkan tahun depan—dapat menghantam London dalam 8,8 menit. Dari pangkalan peluncuran uji coba saat ini di Rusia selatan, akan memakan waktu sekitar 20 menit.

Ukraina memang mengerahkan rudal Storm Shadow dalam serangan pada hari Rabu, tetapi terhadap target di wilayah Ukraina yang diduduki, bukan wilayah Rusia yang diakui secara internasional.

Rudal pasokan Inggris itu digunakan pada target di Berdyansk dan Tokmak, wilayah Zaporizhzhia, dan sumber-sumber pro-Rusia mengatakan semuanya ditembak jatuh.

Laporan selanjutnya mengatakan rudal Storm Shadow versi Prancis—SCALP-EG—kemungkinan terlibat dalam serangan hari Rabu di wilayah Rostov di Rusia. Puing-puing rudal menunjukkan jenis senjata ini digunakan terhadap wilayah Rusia. Tidak ada konfirmasi langsung bahwa itu adalah rudal Inggris.

Kelin juga mengatakan bahwa saluran komunikasi khusus antara Downing Street dan Kremlin tetap ada meskipun hubungan pertukaran militer dibekukan setelah pengusiran diplomatik.

Rudal ATACMS yang dipasok AS dilaporkan termasuk di antara rudal yang digunakan dalam serangan terhadap wilayah Rusia di wilayah Rostov, menurut sumber-sumber Rusia, tampaknya terhadap Pabrik Metalurgi Taganrog.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!