Rudal Houthi Serang Israel, Jet Tempur Zionis Balas Bombardir Yaman
Kamis, 19 Desember 2024 - 12:34 WIB
Media Yaman melaporkan bahwa dua pembangkit listrik utama di dekat ibu kota Sanaa, Haziz di selatan dan Dhahban di utara, terkena serangan, yang mengakibatkan sebagian besar wilayah sekitarnya tanpa listrik.
Selain itu, saluran Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi melaporkan serangan terhadap fasilitas minyak di Ras Issa dan pelabuhan Hodeidah, tempat beberapa lokasi menjadi sasaran.
"IDF [Pasukan Pertahanan Israel] bertekad untuk terus beroperasi melawan semua ancaman yang ditujukan kepada warga Negara Israel, di mana pun diperlukan," imbuh pernyataan IDF.
Operasi tersebut, yang direncanakan selama beberapa minggu, berlangsung sekitar 2.000 kilometer (1.200 mil) dari wilayah Israel, jauh di dalam Yaman.
Puluhan jet tempur dan pesawat tambahan berpartisipasi dalam misi tersebut, dengan pengisian bahan bakar udara yang memungkinkan jangkauan operasi yang lebih luas.
Menteri Pertahanan Israel Katz melontarkan ancaman pribadi terhadap para pemimpin kelompok pemberontak Houthi.
"Tangan panjang Israel akan menjangkau Anda," katanya.
"Siapa pun yang mengangkat tangan melawan Israel, tangannya akan dipotong. Siapa pun yang Anda lukai kami akan dilukai dua kali lipat. Kami tidak akan menerima tembakan rudal ke Israel atau serangan di jalur laut. Kami akan menanggapi dengan tegas dan tidak membiarkan ancaman tembakan ke Israel berlanjut," paparnya.
Selain itu, saluran Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi melaporkan serangan terhadap fasilitas minyak di Ras Issa dan pelabuhan Hodeidah, tempat beberapa lokasi menjadi sasaran.
"IDF [Pasukan Pertahanan Israel] bertekad untuk terus beroperasi melawan semua ancaman yang ditujukan kepada warga Negara Israel, di mana pun diperlukan," imbuh pernyataan IDF.
Operasi tersebut, yang direncanakan selama beberapa minggu, berlangsung sekitar 2.000 kilometer (1.200 mil) dari wilayah Israel, jauh di dalam Yaman.
Puluhan jet tempur dan pesawat tambahan berpartisipasi dalam misi tersebut, dengan pengisian bahan bakar udara yang memungkinkan jangkauan operasi yang lebih luas.
Menteri Pertahanan Israel Katz melontarkan ancaman pribadi terhadap para pemimpin kelompok pemberontak Houthi.
"Tangan panjang Israel akan menjangkau Anda," katanya.
"Siapa pun yang mengangkat tangan melawan Israel, tangannya akan dipotong. Siapa pun yang Anda lukai kami akan dilukai dua kali lipat. Kami tidak akan menerima tembakan rudal ke Israel atau serangan di jalur laut. Kami akan menanggapi dengan tegas dan tidak membiarkan ancaman tembakan ke Israel berlanjut," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :