Siapa Li Jianping? Koruptor Terbesar China yang Menilap Rp6,8 Triliun dan Dieksekusi Mati
Kamis, 19 Desember 2024 - 12:21 WIB
2. Mengkorupsi Dana Perusahaan Negara
Pengadilan tinggi telah memverifikasi bahwa Li, dengan memanfaatkan posisinya, secara ilegal mengambil alih lebih dari 1,437 miliar yuan (USD220 juta) dari dana perusahaan milik negara melalui cara-cara yang menipu, yang lebih dari 289 juta yuan belum diperoleh.Selain itu, ia menerima suap dengan total lebih dari 577 juta yuan sebagai imbalan untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Selain itu, Li menggelapkan lebih dari 1,06 miliar yuan dana publik, dengan lebih dari 404 juta yuan masih belum ditemukan sebelum kasus tersebut terungkap.
3. Terlibat dalam Mafia
Lebih jauh, sebagai pejabat pemerintah, Li memaafkan kegiatan ilegal geng kriminal terorganisasi atau mafia4. Korban Kebijakan Keras Presiden Xi Jinping
Sejak berkuasa pada 2012, Presiden Xi Jinping telah menjadikan antikorupsi sebagai bagian penting dari pemerintahannya. Laporan resmi menyatakan bahwa lebih dari satu juta pejabat partai, termasuk dua menteri pertahanan dan beberapa pemimpin militer, telah dihukum atau dituntut berdasarkan kampanye tersebut.Dalam pidatonya di sidang pleno Komisi Inspeksi Disiplin Pusat pada Januari, yang kutipannya dipublikasikan di majalah teori partai Qiushi, Xi meminta para pejabat untuk mengambil sikap berani terhadap korupsi. Ia memperingatkan terhadap kelompok kepentingan yang merusak Partai Komunis dan menekankan perlunya apa yang disebutnya revolusi diri partai.
Lihat Juga :