Profil Yazid Ja’ayseh, Komandan Brigade Jenin yang Dibunuh Tentara Fatah dalam Perang Saudara Palestina
Senin, 16 Desember 2024 - 20:22 WIB
Yazid Ja’ayseh dibunuh Tentara Fatah dalam perang saudara di Palestina. Foto/X/@Ibnalbarr
GAZA - Komandan Brigade Jenin, Yazid Ja’ayseh, terbunuh dalam bentrokan antara pasukan keamanan Palestina (PA) dengan pejuang Brigade Jenin, Sabtu (14/12/2024). Insiden ini terjadi di sekitar kamp Jenin, Tepi Barat.
The New Arab melaporkan telah terjadi ketegangan di Tepi Barat setelah PA menangkap beberapa militan Brigade Jenin awal bulan ini. Kelompok bersenjata di kamp Jenin menuduh PA sengaja menuruti perintah Israel untuk menumpas gerakan perlawanan di sana.
Setelah beberapa hari mengepung kamp pengungsi Jenin, pasukan PA terlibat baku tembak dengan pejuang Brigade Jenin. Selain membunuh Yazid Ja'ayseh, mereka sebelumnya mengakui telah membunuh warga Palestina berusia 19 tahun bernama Rahbi Shalabi.
Baca Juga: Iran Serukan Hukuman Mati bagi PM Netanyahu
Pada aksinya, Brigade Jenin juga disebutkan berafiliasi dengan Hamas. Tujuan mereka sebagai gerakan perlawanan adalah melawan Israel dan menuntut Otoritas Palestina (PA) agar ikut ambil bagian di dalamnya.
The New Arab melaporkan telah terjadi ketegangan di Tepi Barat setelah PA menangkap beberapa militan Brigade Jenin awal bulan ini. Kelompok bersenjata di kamp Jenin menuduh PA sengaja menuruti perintah Israel untuk menumpas gerakan perlawanan di sana.
Setelah beberapa hari mengepung kamp pengungsi Jenin, pasukan PA terlibat baku tembak dengan pejuang Brigade Jenin. Selain membunuh Yazid Ja'ayseh, mereka sebelumnya mengakui telah membunuh warga Palestina berusia 19 tahun bernama Rahbi Shalabi.
Baca Juga: Iran Serukan Hukuman Mati bagi PM Netanyahu
Profil Yazid Ja’ayseh
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Brigade Jenin adalah kelompok militan Palestina yang berbasis di Tepi Barat. Sesuai namanya, kelompok ini didirikan di kota Jenin pada 2021 oleh tokoh Jihad Islam Palestina (PIJ).Pada aksinya, Brigade Jenin juga disebutkan berafiliasi dengan Hamas. Tujuan mereka sebagai gerakan perlawanan adalah melawan Israel dan menuntut Otoritas Palestina (PA) agar ikut ambil bagian di dalamnya.
Lihat Juga :