Aneh, Mengapa Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam Saja saat Israel Menginvasi Suriah
Jum'at, 13 Desember 2024 - 09:55 WIB
Kelompok pemberontak yang tumbangkan rezim Bashar al-Assad diam saja saat Israel menginvasi Suriah. Foto/Screengrab video Al Jazeera
DAMASKUS - Kelompok pemberontak atau oposisi telah mengambi alih kekuasaan Suriah setelah rezim Bashar al-Assad tumbang pada hari Minggu lalu.
Sejak itu, Israel meluncurkan invasi militer ke Suriah dengan mencaplok wilayah Dataran Tinggi Golan yang ditinggal lari pasukan rezim Assad.
Selain memperluas wilayah caplokannya di Dataran Tinggi Golan, militer Zionis juga sudah 480 kali membombardir situs-situs militer Suriah.
Dengan mengambil alih kekuasaan, pemberontak yang dipimpin kelompok Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) dan Tentara Pembebasan Surah (SFA) semestinya juga berkuasa atas seluruh wilayah dan aset-aset milter yang ditinggalkan rezim Assad.
Sejak itu, Israel meluncurkan invasi militer ke Suriah dengan mencaplok wilayah Dataran Tinggi Golan yang ditinggal lari pasukan rezim Assad.
Selain memperluas wilayah caplokannya di Dataran Tinggi Golan, militer Zionis juga sudah 480 kali membombardir situs-situs militer Suriah.
Dengan mengambil alih kekuasaan, pemberontak yang dipimpin kelompok Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) dan Tentara Pembebasan Surah (SFA) semestinya juga berkuasa atas seluruh wilayah dan aset-aset milter yang ditinggalkan rezim Assad.
Lihat Juga :