Mengejutkan! Australia Akui 300 Botol Virus Mematikan Hilang dari Laboratorium

Rabu, 11 Desember 2024 - 07:40 WIB
"Penting untuk dicatat bahwa sampel virus akan terdegradasi dengan sangat cepat di luar lemari pembeku bersuhu rendah dan menjadi tidak menular," ujar Gerrard, berspekulasi sampel tersebut mungkin telah dihancurkan dalam autoklaf, menurut protokol keselamatan.

Menurut otoritas Queensland, hampir 100 botol yang hilang berisi Hendra. Dua botol berisi sampel Hantavirus, patogen yang ditularkan melalui hewan pengerat dengan tingkat kematian sekitar 38%.

Sebanyak 223 botol sisanya berisi Lyssavirus, yang mirip dengan rabies. Hanya ada tiga kasus infeksi Lyssavirus yang dikonfirmasi di Australia sejak pertama kali diidentifikasi pada tahun 1996, semuanya berakibat fatal.

Menteri Kesehatan Queensland Tim Nicholls mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa sampel tersebut dicuri dengan sengaja atau untuk tujuan jahat.

"Tentu saja, semua penelitian semacam ini dilakukan secara rahasia, tetapi kami tidak mengetahui bahwa ini telah dijadikan senjata dengan cara apa pun," ujar Nicholls.

Dia menjelaskan, "Proses menjadikan virus sebagai senjata sangat canggih, dan bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh seorang amatir."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!