Rusia Ungkap Tujuan Uji Rudal Hipersonik Oreshnik dalam Perang Ukraina

Jum'at, 06 Desember 2024 - 11:42 WIB
"Kami berharap yang terakhir, beberapa minggu lalu, sinyal dengan sistem senjata baru yang disebut Oreshnik, ditanggapi dengan serius," lanjut Lavrov.

Rusia menembakkan rudal balistik jarak menengah (IRBM) hipersonik tersebut ke Ukraina, yang menghantam pabrik rudal di kota Dnipro.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kilatan cahaya dari langit yang menghantam jauh di bawah tanah, diikuti oleh ledakan sekunder. Situs yang diserang tersebut telah ditutup untuk jadi sorotan media.

Setengah jam sebelum misil Oreshnik ditembakkan, Rusia mengirim pesan ke AS menggunakan jalur dekonfliksi nuklir. "Sehingga mereka tidak salah mengira itu sebagai sesuatu yang lebih besar dan sangat berbahaya," kata Lavrov.

Carlson mencatat bahwa Oreshnik terdengar sangat berbahaya.

"Pesannya adalah bahwa Anda, maksud saya AS dan sekutu AS, yang juga menyediakan senjata jarak jauh ini kepada rezim Kyiv, mereka harus memahami bahwa kami akan siap menggunakan cara apa pun untuk tidak membiarkan mereka berhasil dalam apa yang mereka sebut kekalahan strategis Rusia," kata Lavrov kepada Carlson.

"Moskow siap melakukan apa pun untuk membela kepentingan sah kami," imbuh diplomat top Rusia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!