Ingin Fokus Lawan Iran, Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sekarang

Minggu, 01 Desember 2024 - 18:35 WIB
Netanyahu mengatakan kepada Saluran 14 Israel pada hari Kamis bahwa ia "siap untuk gencatan senjata kapan saja," tetapi hanya jika Yerusalem Barat "dapat membebaskan para sandera." Namun, ia menambahkan bahwa gencatan senjata tidak akan berarti berakhirnya perang melawan Hamas.

Menurut AFP, Hamas memberi tahu Mesir, Turki, dan Qatar bahwa mereka "siap untuk gencatan senjata" dan pertukaran tahanan yang "serius".

Melansir RT, pada tanggal 27 November, Israel dan kelompok pro-Palestina yang berbasis di Lebanon, Hizbullah, menyetujui gencatan senjata yang dimediasi oleh AS dan Prancis. Gencatan senjata mulai berlaku pada Rabu pagi. Kedua belah pihak sejak itu saling menuduh melakukan pelanggaran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!