5 Alasan Mohammed bin Salman Ingin Mendekati Iran sebelum Trump Berkuasa

Minggu, 01 Desember 2024 - 03:30 WIB
"Saudi melihat pendekatan dua jalur untuk hubungan yang lebih erat dengan Washington dan Teheran sebagai hal yang vital secara geopolitik, meskipun hal itu dapat membuat kerajaan berada dalam posisi yang sulit," kata kantor berita tersebut.

"Prioritas utama Pangeran Mohammed adalah rencananya yang bernilai triliunan dolar untuk mendiversifikasi ekonomi kerajaan dari minyak. Agenda tersebut, yang dikenal sebagai Visi 2030, bergantung pada perdamaian serta investasi asing untuk membantu mendanai megaproyek ambisiusnya."

3. Melindungi Visi 2030

Berbicara pada konferensi investasi tahunan di Riyadh akhir Oktober, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan mandat utamanya adalah untuk melindungi Visi 2030 dan memajukannya lebih jauh.

Baca Juga: Gencatan Senjata Terwujud, Hizbullah Deklarasikan Kemenangan

4. Mengurangi Ketegangan

Iran dan Arab Saudi telah menegaskan kembali komitmen mereka untuk mengurangi ketegangan yang ditengahi oleh China dan untuk lebih mengonsolidasikan hubungan bertetangga selama pertemuan Komite Tripartit Bersama Saudi-China-Iran.

Bloomberg juga menyinggung kekhawatiran pejabat Iran bahwa janji perdagangan dan investasi Saudi berdasarkan apa yang dikenal sebagai Perjanjian Beijing belum terwujud.

5. China Adalah Pemain Utamanya

"China, yang merupakan pembeli minyak terbesar dari kedua negara, telah mendesak Riyadh dan Teheran untuk mendukung pemulihan hubungan mereka," kata Dina Esfandiary, penasihat senior untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di International Crisis Group.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!