Iran Sebut Surat Perintah ICC Tangkap Netanyahu Kematian Politik Israel
Jum'at, 22 November 2024 - 19:45 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/irna
TEHERAN - Kepala Korps Garda Revolusi Islam Iran Jenderal Hossein Salami mengatakan tindakan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) adalah “akhir dan kematian politik rezim Zionis, rezim yang saat ini hidup dalam isolasi politik absolut di dunia dan para pejabatnya tidak dapat lagi bepergian ke negara lain”.
Dalam reaksi resmi pertama Iran, Salami menyebut surat perintah ICC sebagai “langkah yang disambut baik” dan “kemenangan besar bagi gerakan perlawanan Palestina dan Lebanon”.
Sementara itu, Israel terus melanjutkan pembantaian di wilayah Jalur Gaza dan Lebanon, meski ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
“Kami telah mendengar ledakan besar dari bagian utara kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah. Kami juga mendapatkan laporan dari para saksi bahwa operasi militer Israel masih berlangsung di kota Beit Lahiya di Gaza utara dan kamp pengungsi Jabalia,” ungkap laporan jurnalis Al Jazeera.
Dalam reaksi resmi pertama Iran, Salami menyebut surat perintah ICC sebagai “langkah yang disambut baik” dan “kemenangan besar bagi gerakan perlawanan Palestina dan Lebanon”.
Sementara itu, Israel terus melanjutkan pembantaian di wilayah Jalur Gaza dan Lebanon, meski ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
“Kami telah mendengar ledakan besar dari bagian utara kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah. Kami juga mendapatkan laporan dari para saksi bahwa operasi militer Israel masih berlangsung di kota Beit Lahiya di Gaza utara dan kamp pengungsi Jabalia,” ungkap laporan jurnalis Al Jazeera.
Lihat Juga :