Biden Bergegas Kirim Bantuan Militer Rp94 Triliun ke Ukraina sebelum Trump Dilantik

Kamis, 07 November 2024 - 16:15 WIB
"Sebagai pengusaha sejati, dia benci membuang-buang uang untuk semua jenis penumpang gelap dan orang yang ikut-ikutan: Pada sekutu yang gila, proyek amal muluk yang salah arah, dan organisasi internasional yang tak pernah puas," tulis Medvedev dalam posting Telegram.

Dia menjelaskan, "Satu-satunya pertanyaan adalah, berapa banyak yang akan Trump keluarkan untuk perang? Dia keras kepala, tetapi sistemnya lebih kuat."

Trump mengatakan Ukraina tidak dapat menang melawan Rusia secara militer dan telah mengkritik Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "penjual terhebat dalam sejarah," yang mengamankan miliaran setiap kali dia mengunjungi Washington tanpa semakin dekat dengan kemenangan.

Trump mengklaim di masa kampanye bahwa dia dapat mengakhiri konflik Ukraina dalam 24 jam jika terpilih kembali.

Dalam pidato kemenangannya, Trump menegaskan kembali, "Saya tidak akan memulai perang. Saya akan menghentikan perang."

Baca juga: Bagaimana Trump Tangani Perang Brutal Israel di Lebanon dan Gaza?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!