Bagaimana Trump Tangani Perang Brutal Israel di Lebanon dan Gaza?

Kamis, 07 November 2024 - 13:17 WIB
loading...
Bagaimana Trump Tangani...
Donald Trump berjanji mengakhiri perang di Timur Tengah. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Donald Trump kembali ke Gedung Putih dengan janji mengakhiri perang di luar negeri. Di Timur Tengah, dia menghadapi dua konflik yang memanas, satu di Gaza dan satu di Lebanon, yang akan menguji janji tersebut.

Trump memperkenalkan dirinya kepada para pemilih Amerika Serikat (AS) sebagai pemimpin dan pembuat kesepakatan yang kuat.

Ketika ditanya tentang perang Israel di Gaza, dia berkata, “Kita ingin menyelesaikannya dan mari kita kembali ke perdamaian dan berhenti membunuh orang."

Di Gaza, Israel melancarkan serangan berdarah yang dilancarkannya setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Hizbullah mulai menembakkan roket ke Israel keesokan harinya, yang dikatakannya sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina.

Israel menanggapinya dengan kampanye pengeboman yang menghancurkan dan invasi darat yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 43.000 warga Palestina yang sebagian besar wanita dan anak-anak, dan 3.000 warga Lebanon.

Pertempuran di Lebanon telah membesar menjadi semacam pertempuran regional untuk menyeimbangkan kembali keseimbangan kekuatan di Timur Tengah, dengan Israel dan AS di satu pihak dan Iran dan apa yang disebut "poros perlawanan" di pihak lain.

Pernyataan Trump tentang mengakhiri perang dan melepaskan diri dari Timur Tengah akan berbenturan dengan dukungannya yang kuat terhadap Israel dan keinginannya menerapkan kembali kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran.

"Trump kemungkinan besar akan melihat Iran sebagai ancaman nyata yang perlu dibendung, bukan melalui perang, tetapi penegakan sanksi yang ketat, khususnya pada ekspor minyak Iran. Ada alasan terkait Ukraina dan ideologis bagi Biden untuk tidak memberlakukan sanksi. Trump tidak akan memiliki kendala seperti itu," ujar James Jeffrey, mantan pejabat senior AS untuk Trump, kepada Middle East Eye.

Trump sendiri mengatakan dia yakin Iran berada dalam "bahaya besar" karena serangan Israel terhadap poros perlawanan Teheran.

Trump membuat komentar tersebut sebelum Israel melancarkan serangan langsung ke Iran.

Alan Pino, mantan pejabat CIA dan Dewan Intelijen Nasional untuk Timur Tengah, mengatakan, "Titik awal dasar bagi Trump adalah dukungan penuh terhadap Israel."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved