Warga Palestina Kecewa Trump Menang Pemilu AS, Hamas Lempar Peringatan Keras

Kamis, 07 November 2024 - 14:45 WIB
Namun, sejak saat itu, Haaretz mengungkapkan helikopter dan tank tentara Israel sendiri telah membunuh banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil Israel, yang diklaim Zionis telah dibunuh Perlawanan Palestina.

Upaya Amerika Serikat (AS) dan mediator Arab, Qatar dan Mesir, sejauh ini gagal mengatur gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang akan mengakhiri pertempuran dan membebaskan sandera Israel dan asing di Gaza serta warga Palestina yang dipenjara Israel.

Hamas mengatakan pemilihan umum AS adalah masalah rakyat Amerika tetapi kelompok itu menyerukan diakhirinya "dukungan buta" untuk Israel oleh Amerika Serikat.

"Kami mendesak Trump untuk belajar dari kesalahan Biden," tegas pejabat Hamas, Sami Abu Zuhri, kepada Reuters.

Abu Zuhri mengatakan Trump akan diuji atas pernyataannya bahwa dia dapat menghentikan perang dalam beberapa jam setelah menjabat sebagai presiden AS.

Pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberikan dukungan diplomatik dan bantuan militer yang tak tergoyahkan kepada Israel, bahkan ketika Menteri Luar Negeri Antony Blinken menggarap proposal gencatan senjata.

Kebijakan masa depan Trump belum jelas meskipun dia mendukung Israel pada masa jabatan sebelumnya sebagai presiden.

Abbas Dorong Perdamaian

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!