2 Negara Ini Gencar Intervensi Pemilu Presiden AS dengan Memanfaatkan Influencer dan AI
Rabu, 06 November 2024 - 14:15 WIB
Dalam periode antara Hari Pemilihan dan hari pelantikan, Rusia dan Iran kemungkinan akan memperkuat aktor domestik yang menyerukan kekerasan. " Kedua negara itu menggunakan kerentanan ekstremisme politik ini untuk mencoba menggerakkan warga Amerika agar keluar dan memprotes dengan kekerasan," kata Salvo.
Sebelumnya Jen Easterly, direktur Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur mengatakan kepada wartawan bahwa "kita berada dalam siklus pemilihan dengan jumlah disinformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk disinformasi yang disebarkan dan diperkuat secara agresif oleh musuh asing kita dalam skala yang lebih besar daripada sebelumnya."
"Kita tidak dapat membiarkan musuh asing kita memiliki hak suara dalam demokrasi kita," tambahnya.
Sebelumnya Jen Easterly, direktur Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur mengatakan kepada wartawan bahwa "kita berada dalam siklus pemilihan dengan jumlah disinformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk disinformasi yang disebarkan dan diperkuat secara agresif oleh musuh asing kita dalam skala yang lebih besar daripada sebelumnya."
"Kita tidak dapat membiarkan musuh asing kita memiliki hak suara dalam demokrasi kita," tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :