35 Pesawat Militer China Gertak Taiwan Jelang Pilpres Amerika Serikat
Senin, 04 November 2024 - 10:18 WIB
Baca Juga: Dalam Sehari, 153 Pesawat Militer China Gertak Taiwan
China, yang menganggap Taiwan yang memerintah sendiri secara demokratis sebagai wilayahnya, secara teratur mengirimkan pasukan militernya ke langit dan perairan dekat pulau itu untuk menegakkan klaim kedaulatannya.
Kementerian Pertahanan China tidak menanggapi permintaan komentar tentang misi terbaru puluhan pesawat militer tersebut, yang terjadi hanya beberapa hari menjelang pilpres AS.
Amerika Serikat terikat oleh undang-undangnya untuk menyediakan Taiwan sarana untuk mempertahankan diri, dan penjualan senjatanya ke Taipei, termasuk sistem rudal senilai USD2 miliar yang diumumkan bulan lalu—yang membuat Beijing marah.
Kementerian Pertahanan Taiwan, seperti dikutip Reuters, Senin (4/11/2024), mengatakan bahwa sejak pukul 09.00 pagi hari Minggu, mereka telah mendeteksi 37 pesawat militer China, termasuk jet tempur J-16, pesawat pengebom H-6 berkemampuan nuklir, dan pesawat nirawak.
China, yang menganggap Taiwan yang memerintah sendiri secara demokratis sebagai wilayahnya, secara teratur mengirimkan pasukan militernya ke langit dan perairan dekat pulau itu untuk menegakkan klaim kedaulatannya.
Kementerian Pertahanan China tidak menanggapi permintaan komentar tentang misi terbaru puluhan pesawat militer tersebut, yang terjadi hanya beberapa hari menjelang pilpres AS.
Amerika Serikat terikat oleh undang-undangnya untuk menyediakan Taiwan sarana untuk mempertahankan diri, dan penjualan senjatanya ke Taipei, termasuk sistem rudal senilai USD2 miliar yang diumumkan bulan lalu—yang membuat Beijing marah.
Kementerian Pertahanan Taiwan, seperti dikutip Reuters, Senin (4/11/2024), mengatakan bahwa sejak pukul 09.00 pagi hari Minggu, mereka telah mendeteksi 37 pesawat militer China, termasuk jet tempur J-16, pesawat pengebom H-6 berkemampuan nuklir, dan pesawat nirawak.
Lihat Juga :