3 Sekutu Zionis Ini Kutuk Langkah Israel Larang UNRWA

Rabu, 30 Oktober 2024 - 16:13 WIB
Kementerian Luar Negeri mengatakan larangan tersebut akan memiliki "konsekuensi yang parah" terhadap situasi kemanusiaan yang sudah sangat buruk di Jalur Gaza dan di seluruh Wilayah Palestina yang Diduduki, yang akan merampas bantuan penting dari ratusan ribu warga sipil, termasuk tempat tinggal, perawatan kesehatan, pendidikan, dan makanan.

Disebutkan bahwa selama lebih dari 70 tahun, UNRWA telah memainkan peran penting dan tak tergantikan dalam menyediakan barang dan layanan penting bagi pengungsi Palestina di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza.

"Prancis menegaskan kembali dukungannya terhadap UNRWA dan akan terus memastikan penerapan reformasi yang diperlukan untuk menjamin kenetralannya, khususnya rekomendasi yang tercantum dalam Laporan Colonna," tambahnya, merujuk pada laporan independen mengenai tuduhan Israel terhadap badan PBB tersebut.

Kementerian Luar Negeri juga menegaskan kembali dukungannya terhadap semua badan PBB yang bekerja di lapangan untuk membantu penduduk Palestina.

2. Inggris

Perdana Menteri Inggris mengatakan keputusan parlemen Israel untuk melarang Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) "sangat memprihatinkan."

"RUU UNRWA yang disahkan oleh Knesset Israel sangat memprihatinkan. Ini berisiko membahayakan respons kemanusiaan internasional di Gaza," kata Keir Starmer di X.

Menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata segera dan pembebasan sandera, perdana menteri menambahkan: "Israel harus memastikan bantuan yang cukup sampai ke warga sipil di Gaza."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!