Hizbullah Habisi 5 Tentara Israel dalam Pertempuran, Zionis Bombardir Lebanon
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 07:31 WIB
Dalam insiden terpisah pada hari Kamis, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan seorang perwira dari Batalyon 75 Brigade Lapis Baja ke-7 terluka parah dalam serangan rudal antitank; dan seorang perwira dari Brigade Paratroopers ke-226 dari Batalyon ke-6226 terluka parah akibat pecahan peluru.
Sementara itu, militer Zionis kembali membombardir Beirut semalam.
Media pemerintah Lebanon melaporkan bahwa serangan kembali menargetkan pinggiran selatan kota, benteng Hizbullah yang dikenal sebagai Dahiyeh, setelah 17 serangan Israel menghantam daerah itu pada malam sebelumnya dalam salah satu malam serangan paling intensif di daerah itu sejak bulan lalu.
Sekitar setengah jam sebelum serangan dimulai, juru bicara IDF untuk bahasa Arab Kolonel Avichay Adraee meminta warga sipil Lebanon di dekat dua gedung di pinggiran selatan Beirut untuk mengungsi.
Dia menerbitkan peta bersamaan dengan pengumuman tersebut, yang meminta warga sipil untuk menjauhkan diri setidaknya 500 meter dari lokasi tersebut, yang menurut militer merupakan milik Hizbullah.
Dia kemudian meminta warga untuk mengungsi dari area sekitar tiga gedung lainnya.
“Pesawat tempur Israel melancarkan serangan baru beberapa saat lalu di area Choueifat,” tulis National News Agency (NNA) milik pemerintah Lebanon, yang kemudian juga melaporkan serangan udara Israel di kawasan selatan Beirut lainnya.
Sementara itu, militer Zionis kembali membombardir Beirut semalam.
Media pemerintah Lebanon melaporkan bahwa serangan kembali menargetkan pinggiran selatan kota, benteng Hizbullah yang dikenal sebagai Dahiyeh, setelah 17 serangan Israel menghantam daerah itu pada malam sebelumnya dalam salah satu malam serangan paling intensif di daerah itu sejak bulan lalu.
Sekitar setengah jam sebelum serangan dimulai, juru bicara IDF untuk bahasa Arab Kolonel Avichay Adraee meminta warga sipil Lebanon di dekat dua gedung di pinggiran selatan Beirut untuk mengungsi.
Dia menerbitkan peta bersamaan dengan pengumuman tersebut, yang meminta warga sipil untuk menjauhkan diri setidaknya 500 meter dari lokasi tersebut, yang menurut militer merupakan milik Hizbullah.
Dia kemudian meminta warga untuk mengungsi dari area sekitar tiga gedung lainnya.
“Pesawat tempur Israel melancarkan serangan baru beberapa saat lalu di area Choueifat,” tulis National News Agency (NNA) milik pemerintah Lebanon, yang kemudian juga melaporkan serangan udara Israel di kawasan selatan Beirut lainnya.
Lihat Juga :