Iran Murka AS Terapkan Sanksi karena Serang Israel
Senin, 14 Oktober 2024 - 18:15 WIB
"Kami menilai Pemimpin Tertinggi belum membuat keputusan untuk melanjutkan program senjata nuklir yang ditangguhkan Iran pada tahun 2003," ungkap juru bicara Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) kepada kantor berita tersebut, merujuk pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Pandangan ini digaungkan oleh Direktur CIA William Burns, yang mengatakan pada konferensi pekan lalu bahwa meskipun Iran diduga telah memperkaya uranium hingga mendekati tingkat senjata, "tidak ada bukti" Khamenei telah memerintahkan pembangunan senjata nuklir.
Iran telah lama bersikeras program nuklirnya, yang dimulai pada tahun 1950-an dengan dukungan AS, bersifat damai.
Pernyataan Burns digambarkan Reuters sebagai upaya meyakinkan Israel agar tidak menyerang situs nuklir Iran.
“Apa pun keputusan Israel untuk menanggapi, Iran akan membalas secara proporsional dan setimpal,” tegas seorang sumber di Teheran kepada RT pada Kamis.
“Jika ada warga sipil yang terluka dalam potensi serangan atau wilayah sipil menjadi sasaran, Teheran akan diminta merevisi doktrin nuklirnya,” ujar orang tersebut kepada RT, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Baca juga: Serangan Udara Israel Targetkan Lebanon Selatan, Hancurkan Masjid Bersejarah
Pandangan ini digaungkan oleh Direktur CIA William Burns, yang mengatakan pada konferensi pekan lalu bahwa meskipun Iran diduga telah memperkaya uranium hingga mendekati tingkat senjata, "tidak ada bukti" Khamenei telah memerintahkan pembangunan senjata nuklir.
Iran telah lama bersikeras program nuklirnya, yang dimulai pada tahun 1950-an dengan dukungan AS, bersifat damai.
Pernyataan Burns digambarkan Reuters sebagai upaya meyakinkan Israel agar tidak menyerang situs nuklir Iran.
“Apa pun keputusan Israel untuk menanggapi, Iran akan membalas secara proporsional dan setimpal,” tegas seorang sumber di Teheran kepada RT pada Kamis.
“Jika ada warga sipil yang terluka dalam potensi serangan atau wilayah sipil menjadi sasaran, Teheran akan diminta merevisi doktrin nuklirnya,” ujar orang tersebut kepada RT, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Baca juga: Serangan Udara Israel Targetkan Lebanon Selatan, Hancurkan Masjid Bersejarah
(sya)
Lihat Juga :