Pekerja China Jadi Target Serangan Teror di Pakistan, Ada Apa Gerangan?

Senin, 07 Oktober 2024 - 18:40 WIB
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut serangan itu sebagai "tindakan keji" dan menyampaikan belasungkawa kepada rakyat China. "Pakistan berkomitmen untuk melindungi teman-teman China kami," tulisnya di X.

Baca Juga: Roket Hizbullah Tembus Iron Dome, 7 Warga Israel Terluka

2. Banyak Kelompok Pakistan Tak Suka Investasi China

Kedutaan Besar China mengatakan bahwa para insinyur itu adalah bagian dari perusahaan yang didanai China, Port Qasim Power Generation Co Ltd, yang bertujuan untuk membangun dua pembangkit listrik tenaga batu bara di Port Qasim, dekat Karachi.

Ribuan pekerja China berada di Pakistan, banyak dari mereka terlibat dalam menciptakan koridor ekonomi antara kedua negara sebagai bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan Beijing yang bernilai miliaran dolar.

Pabrik Port Qasim adalah bagian dari koridor tersebut, bersama dengan sejumlah proyek infrastruktur dan energi di provinsi Balochistan Pakistan, yang memiliki pasokan sumber daya alam yang melimpah, termasuk gas dan mineral.

BLA bersama dengan kelompok etnis Baloch lainnya telah melakukan pemberontakan yang berlangsung lama untuk mendapatkan tanah air yang terpisah.

Mereka secara teratur menargetkan warga negara China di wilayah tersebut, dengan mengklaim bahwa penduduk etnis Baloch tidak menerima bagian kekayaan mereka dari investasi asing di provinsi tersebut dan sumber daya alam yang diekstraksi di sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!