Ini Cerita Pejuang Hizbullah saat Ledakkan Sekumpulan Tentara Israel di Perbatasan Lebanon

Minggu, 06 Oktober 2024 - 18:05 WIB
“Sekitar 15 tentara Israel tewas atau terluka, karena teriakan mereka terdengar jelas. Tim penyelamat pendudukan Israel, yang didukung oleh tembakan helikopter, mengevakuasi korban mereka kembali ke wilayah yang diduduki,” perwira Hizbullah menyimpulkan, dilansir Al Manar.

Berbicara tentang upaya Zionis pada Sabtu pagi, perwira tersebut menyatakan bahwa, “Sekitar pukul 1:50 dini hari pada hari Sabtu, pasukan musuh lainnya berusaha menyusup melalui rute yang berbeda menuju gedung Kotamadya Adaisseh. Pejuang Perlawanan Islam menghadapi mereka dengan senapan mesin dan tembakan roket. Bentrokan berlangsung selama lebih dari dua jam, di mana musuh menderita korban di antara tentaranya dan terpaksa mundur.”

Baca Juga: PM Netanyahu Klaim Israel Hadapi Perang di 7 Front, di Mana Saja?

“Pukul 7:00 pagi pada hari Sabtu, sebuah tank Merkava milik pendudukan Israel berusaha maju melalui rute tersembunyi di sisi Lebanon menuju bukit Al-Bat di pinggiran Maroun Al-Ras. Para pejuang Perlawanan Islam secara tepat menargetkan tank tersebut dengan rudal berpemandu, yang mengakibatkan kehancurannya dan tewasnya atau terlukanya awaknya,” tegas perwira tersebut.

Perwira tersebut mengonfirmasi bahwa kelompok pendukung tembakan Hizbullah terus menargetkan pasukan pendudukan Israel yang ditempatkan di barak militer, lokasi, dan permukiman di sepanjang perbatasan Lebanon dengan menggunakan peluru artileri, roket, dan tembakan senapan mesin berat, sehingga mengenai sasaran secara langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!