Profil Sheikh Nabil Qaouq, Pejabat Hizbullah yang Dibunuh Israel Dikenal sebagai Cendekiawan

Kamis, 03 Oktober 2024 - 14:15 WIB
Nabil Yahya Qaouq dikenal sebagai pejabat Hizbullah yang merupakan cendekiawan. Foto/Press TV
BEIRUT - Sheikh Nabil Yahya Qaouq, seorang ulama terkemuka Lebanon dan pejabat Hizbullah , dibunuh dalam serangan udara Israel di Al-Shiyah, sebuah lingkungan di pinggiran selatan Beirut, Dahiye.

Gerakan perlawanan Lebanon mengonfirmasi pembunuhan tokoh politik dan militer veteran tersebut sehari setelah serangan itu terjadi.



Puluhan serangan udara Israel menargetkan bangunan tempat tinggal di Lebanon selatan pada hari yang sama, dengan Lembah Bekaa, yang terletak di sebelah timur Beirut, terkena dampak yang sangat parah.

Di desa Nabi Shayth, banyak bangunan hancur menjadi puing-puing, yang menelan banyak korban jiwa warga sipil.

Profil Sheikh Nabil Qaouq, Pejabat Hizbullah yang Dibunuh Israel Dikenal sebagai Cendekiawan

1. Memiliki Banyak Peran di Hizbullah

Sheikh Qaouq lahir pada tanggal 20 Mei 1964 di Abba, sebuah kota kecil di Lebanon selatan. Selama bertahun-tahun, ia memegang banyak peran organisasi di berbagai unit Hizbullah.

"Pimpinan Hizbullah mengumumkan, dengan penuh penghormatan, kepada orang-orang yang berjuang, bangsa para pejuang, dan kepada pesantren-pesantren di Lebanon dan luar negeri, kesyahidan Yang Mulia, ulama dan pejuang yang terhormat Sheikh Nabil Qaouq," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hizbullah.

Gerakan tersebut menyampaikan belasungkawa kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan keluarga serta rekan-rekan Nabil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!