Negara Tetangga Indonesia Akan Cabut Visa bagi Orang yang Mendukung Hizbullah
Senin, 30 September 2024 - 15:32 WIB
Australia akan cabut visa bagi orang yang mendukung Hizbullah. Foto/X/@rpotter_9
CANBERRA - Pemerintahan Australia yang dikendalikan Partai Buruh mengancam akan membatalkan visa bagi siapa pun yang memicu "perselisihan" di negara itu menyusul protes selama akhir pekan terhadap serangan Israel di Lebanon.
"Setiap indikasi dukungan terhadap organisasi teroris dikutuk dengan tegas," kata Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
"Ada tingkat pengawasan yang lebih tinggi jika seseorang memegang visa. Saya telah menegaskan sejak hari pertama bahwa saya akan mempertimbangkan untuk menolak dan membatalkan visa bagi siapa pun yang berusaha memicu perselisihan di Australia."
Oposisi Australia berspekulasi bahwa orang-orang yang membawa gambar Nasrallah di demonstrasi tersebut adalah pemegang visa dan menyerukan pembatalannya. Namun, tidak ada bukti yang diberikan untuk klaim tersebut.
"Setiap indikasi dukungan terhadap organisasi teroris dikutuk dengan tegas," kata Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.
"Ada tingkat pengawasan yang lebih tinggi jika seseorang memegang visa. Saya telah menegaskan sejak hari pertama bahwa saya akan mempertimbangkan untuk menolak dan membatalkan visa bagi siapa pun yang berusaha memicu perselisihan di Australia."
Oposisi Australia berspekulasi bahwa orang-orang yang membawa gambar Nasrallah di demonstrasi tersebut adalah pemegang visa dan menyerukan pembatalannya. Namun, tidak ada bukti yang diberikan untuk klaim tersebut.
Lihat Juga :