Pager Meledak Serentak di Lebanon, 8 Orang Tewas dan 3.000 Warga Terluka

Rabu, 18 September 2024 - 07:10 WIB
Kelompok tersebut beralih dari penggunaan telepon pintar ke pager dalam komunikasinya setelah konflik antara Israel dan pejuang Gaza pecah tahun lalu, karena kekhawatiran tentang kemungkinan Israel meretas perangkat tersebut.

Kelompok pejuang dan militer Israel telah saling serang selama hampir setahun, karena Hizbullah mendukung kelompok Hamas yang bermarkas di Gaza dalam konfliknya.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga menyerang target di Lebanon, menewaskan beberapa anggota senior Hizbullah, termasuk Fuad Shukr, yang terkena serangan udara di Beirut pada akhir Juli.

Pejabat Israel dilaporkan mengancam Hizbullah dengan respons militer yang menghancurkan jika terjadi eskalasi lebih lanjut.

Iran mengancam Israel dengan "perang yang menghancurkan" jika menyerang Lebanon. Hizbullah mengeluarkan peringatan keras pekan lalu, memperingatkan perang habis-habisan akan menyebabkan "kerugian besar di kedua belah pihak" dan lebih banyak pengungsi.

Baca juga: Makna Tersembunyi Surat Pemimpin Hamas Yahya Sinwar untuk Houthi Yaman
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!