Houthi: Serangan Rudal Memaksa 2 Juta Warga Israel Kabur ke Shelter

Selasa, 17 September 2024 - 07:40 WIB
Sementara itu, juru bicara sayap militer Hamas Brigade al-Qassam, Abu Ubidah, memuji operasi kualitatif dan sikap rakyat Yaman bersama saudara-saudara mereka di Palestina.

“Senjata yang digunakan dalam operasi tersebut, jenis target, dan perincian lain yang diberitahukan saudara-saudara kami di Yaman kepada kami, merupakan perubahan kualitatif yang akan berdampak penting pada arah dan hasil Pertempuran Badai al-Aqsa,” kata Ubaidah.

Sejak November, Houthi telah melancarkan serangan di Laut Merah yang menargetkan kapal-kapal milik atau terkait Israel untuk mendukung Palestina.

Kelompok tersebut sebelumnya menekankan bahwa mereka hanya akan menghentikan serangannya di Laut Merah ketika agresi Israel di Gaza berakhir, blokade dicabut, dan bantuan kemanusiaan diizinkan masuk.

Menurut data PBB, pengeboman Israel yang sedang berlangsung di Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 41.206 warga Palestina, melukai 95.337 lainnya, dan menyebabkan 90 persen penduduk Jalur Gaza mengungsi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!