Gertak AS, Rusia Diserukan Bangun Replika Gedung Putih lalu Dibom Nuklir

Selasa, 17 September 2024 - 07:17 WIB
Di tengah ambiguitas ini, tamu dan pembawa acara TV pemerintah Rusia secara teratur mengeluarkan ancaman tentang rudal Moskow dan meskipun mereka tidak selalu mewakili pemikiran Kremlin, mereka menambah narasi cercaan anti-Barat.

Alexander Mikhailov, direktur dari Bureau of Political Military Analysis, sebuah lembaga think tank Moskow, memberikan pandangan imajinatif tentang cara memamerkan kecakapan nuklir Rusia.

Dia mengatakan tempat uji coba nuklir Rusia di kepulauan Arktik; Novaya Zemlya, akan menjadi lokasi ideal untuk replika London dan Washington DC, lengkap dengan versi palsu Istana Buckingham, Big Ben, dan Gedung Putih.

Menurutnya, Rusia harus melakukan uji coba menggunakan setidaknya satu rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM); Bulava—senjata yang pertama kali digunakan pada tahun 2019 pada kapal selam nuklir rudal balistik kelas Borei yang baru.

Mikhailov mengatakan rudal ini dapat terbang dari Atlantik menuju Novaya Zemlya dan menghantam London dan Washington palsu dengan 150 kiloton TNT.

"Lalu tiga miliar pengguna YouTube dapat melihat seperti apa kehancuran Ibu Kota Inggris dan AS hanya dengan satu dari 10 hulu ledak pada setiap rudal Bulava," katanya dalam siaran TV tersebut, yang videonya dibagikan X oleh penasihat urusan dalam negeri Ukraina Anton Gerashchenko yang kini menjadi viral.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!