Pemerintahan Ukraina Diguncang dari Dalam di Kala Perang

Rabu, 04 September 2024 - 20:55 WIB
Rumor tentang kemungkinan Kuleba digulingkan telah beredar sejak Maret, menyusul pengunduran diri juru bicara Kementerian Luar Negeri Oleg Nikolenko, salah satu anak didiknya. Media Strana melaporkan bahwa Zelensky sangat tidak senang dengan layanan diplomatik, dan mempertimbangkan untuk mengganti Kuleba dengan penasihat kebijakan luar negerinya Igor Zhovkva.

Baca Juga: Rusia Bombardir Kota-kota di Perbatasan Ukraina, Polandia Siagakan Pesawat Tempur

Namun, rumor itu tidak membuahkan hasil, dan Kuleba terus menekan Barat agar memberi Kiev lebih banyak senjata, amunisi, dan uang tunai untuk melawan Rusia.

“Jika keputusan diambil, Ukraina berhasil di lapangan. Jika tidak diambil, maka jangan mengeluh tentang Ukraina, mengeluhlah tentang diri Anda sendiri,” kata Kuleba kepada menteri luar negeri Uni Eropa minggu lalu, menuntut “keputusan yang berani” dari blok tersebut. Kiev telah menyalahkan pembatasan penggunaan senjata yang disediakan oleh AS dan sekutunya atas memburuknya nasib garis depannya.

Setelah Brussels, Kuleba berangkat ke Polandia, di mana ia berhasil menyinggung tuan rumahnya – dan negara kunci yang memasok Ukraina dengan bantuan Barat – dengan menyebut wilayah Polandia tertentu sebagai “tanah Ukraina” dan menyatakan bahwa pemindahan etnis Ukraina dari wilayah Polandia pada tahun 1947 setara dengan pembantaian warga Polandia oleh nasionalis Ukraina yang digambarkan Warsawa sebagai genosida.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!