Hamas Keluarkan Perintah Baru untuk Penjaga Sandera Jika Tentara Israel Mendekat
Selasa, 03 September 2024 - 08:40 WIB
Perintah baru tersebut, kata Ubaidah, diberikan kepada para penjaga sandera setelah operasi penyelamatan oleh Israel pada bulan Juni.
Saat itu, pasukan Israel membebaskan empat sandera dalam sebuah penggerebekan yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak.
“Kegigihan [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu untuk membebaskan tahanan melalui tekanan militer, alih-alih menyegel kesepakatan, berarti mereka akan dikembalikan ke keluarga mereka dalam keadaan tertutup. Keluarga mereka harus memilih apakah mereka ingin mereka hidup atau mati,” kata Ubaidah, yang dilansir Reuters, Selasa (3/9/2024).
Pada hari yang sama, Brigade al-Qassam menerbitkan video pra-rekaman dari salah satu dari enam sandera yang tewas, mendesak Netanyahu untuk membuat kesepakatan untuk membebaskan mereka, dengan mengatakan bahwa dia khawatir dia bisa mati dalam penahanan.
Tanggal rekaman video tersebut tidak disebutkan.
Netanyahu mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa para sandera telah ditembak di bagian belakang kepala, dan bersumpah bahwa Hamas akan membayar harga yang mahal.
Saat itu, pasukan Israel membebaskan empat sandera dalam sebuah penggerebekan yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak.
“Kegigihan [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu untuk membebaskan tahanan melalui tekanan militer, alih-alih menyegel kesepakatan, berarti mereka akan dikembalikan ke keluarga mereka dalam keadaan tertutup. Keluarga mereka harus memilih apakah mereka ingin mereka hidup atau mati,” kata Ubaidah, yang dilansir Reuters, Selasa (3/9/2024).
Pada hari yang sama, Brigade al-Qassam menerbitkan video pra-rekaman dari salah satu dari enam sandera yang tewas, mendesak Netanyahu untuk membuat kesepakatan untuk membebaskan mereka, dengan mengatakan bahwa dia khawatir dia bisa mati dalam penahanan.
Tanggal rekaman video tersebut tidak disebutkan.
Netanyahu mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa para sandera telah ditembak di bagian belakang kepala, dan bersumpah bahwa Hamas akan membayar harga yang mahal.
Lihat Juga :