Kepala WHO Sebut Periode Vaksinasi Polio di Gaza Tidak Mungkin Cukup
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 07:02 WIB
Bayi pengungsi Abdel-Rahman Abu El-Jedian, yang menderita polio, tidur di kamp tenda darurat di Deir al-Balah, bagian tengah Jalur Gaza, 27 Agustus 2024. Foto/AP/Abdel Kareem Hana
JENEWA - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan waktu yang disepakati untuk vaksinasi polio di Gaza "tidak mungkin cukup" untuk mencapai cakupan yang memadai.
Kampanye vaksinasi polio untuk anak-anak di bawah 10 tahun akan dimulai di Gaza pada hari Minggu (1/9/2024) dan akan berlangsung selama tiga hari di setiap zona: Gaza tengah, selatan dan utara, di mana jeda kemanusiaan akan berlangsung selama distribusi.
"Karena ketidakamanan, kerusakan jalan dan infrastruktur, serta pergerakan dan pengungsian penduduk, tiga hari di setiap area tidak mungkin cukup untuk mencapai cakupan yang memadai," ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada jumpa pers Jumat.
"Cakupan vaksinasi akan dipantau sepanjang kampanye, dan telah disepakati bahwa vaksinasi akan diperpanjang satu hari, jika diperlukan," papar Tedros.
Dia menggarisbawahi tim vaksinasi harus dilindungi dan diizinkan untuk melaksanakan kampanye dengan aman, dan mendesak semua pihak memastikan perlindungan mereka, serta fasilitas kesehatan dan anak-anak.
“Jeda kemanusiaan disambut baik, tetapi pada akhirnya, satu-satunya solusi untuk menjaga kesehatan anak-anak Gaza adalah gencatan senjata,” tegas dia.
Kampanye vaksinasi polio untuk anak-anak di bawah 10 tahun akan dimulai di Gaza pada hari Minggu (1/9/2024) dan akan berlangsung selama tiga hari di setiap zona: Gaza tengah, selatan dan utara, di mana jeda kemanusiaan akan berlangsung selama distribusi.
"Karena ketidakamanan, kerusakan jalan dan infrastruktur, serta pergerakan dan pengungsian penduduk, tiga hari di setiap area tidak mungkin cukup untuk mencapai cakupan yang memadai," ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada jumpa pers Jumat.
"Cakupan vaksinasi akan dipantau sepanjang kampanye, dan telah disepakati bahwa vaksinasi akan diperpanjang satu hari, jika diperlukan," papar Tedros.
Dia menggarisbawahi tim vaksinasi harus dilindungi dan diizinkan untuk melaksanakan kampanye dengan aman, dan mendesak semua pihak memastikan perlindungan mereka, serta fasilitas kesehatan dan anak-anak.
“Jeda kemanusiaan disambut baik, tetapi pada akhirnya, satu-satunya solusi untuk menjaga kesehatan anak-anak Gaza adalah gencatan senjata,” tegas dia.
Lihat Juga :