Abbas Minta Kuartet Timur Tengah Mediasi Pembicaraan Damai dengan Israel
Rabu, 26 Agustus 2020 - 07:56 WIB
Abbas dan pejabat tinggi lainnya mempercepat kritik mereka terhadap Washington setelah Trump mempresentasikan road map untuk perdamaian yang tampaknya semakin mengikis pemerintahan Palestina, dan menengahi rencana perdamaian antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) . Pemimpin Palestina menyebut perjanjian itu sebagai "pengkhianatan" dan menarik utusannya di Abu Dhabi.(Baca: Abbas: Palestina Tak Risaukan Kesepakatan 'Omong Kosong' UEA-Israel )
Inggris menentang pemindahan kedutaan AS tetapi menyambut baik hubungan antara UEA dan Israel. Raab dalam tweetnya mengatakan bahwa ia menggarisbawahi persahabatan Inggris dan dukungan untuk solusi dua negara serta mendorong untuk melanjutkan kerja sama dengan Israel - langkah kunci dalam memperbaiki situasi di Tepi Barat dan Gaza serta mengamankan perdamaian di Timur Tengah.
Dia juga menjanjikan sekitar paket bantuan sebesar USD3,5 juta untuk Palestina. "Hanya contoh terbaru dari hubungan dekat kami dengan pemimpin mereka," kata Raab.
Sebelum bertemu Abbas, Raab bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam pertemuan itu ia menegaskan kembali dukungan Inggris untuk dialog dengan Palestina guna mencapai perdamaian abadi melalui solusi dua negara yang layak.
Pengumuman Abbas datang pada hari yang sama dengan pertemuan virtual sesi Dewan Keamanan PBB di mana para peserta menyampaikan pernyataan tentang proses perdamaian Israel-Palestina, membahas masalah-masalah seperti masalah kemanusiaan di wilayah Palestina, kekerasan yang memburuk dan upaya untuk menghidupkan kembali format Kuartet.
Perwakilan permanen Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengatakan serangkaian masalah status akhir harus diselesaikan dalam negosiasi langsung antara Palestina dan Israel. Ia menyerukan mitra Kuartetnya untuk mengintensifkan kerja sama dalam kepentingan ini, menurut tweet yang diposting misi Rusia untuk PBB.
Inggris menentang pemindahan kedutaan AS tetapi menyambut baik hubungan antara UEA dan Israel. Raab dalam tweetnya mengatakan bahwa ia menggarisbawahi persahabatan Inggris dan dukungan untuk solusi dua negara serta mendorong untuk melanjutkan kerja sama dengan Israel - langkah kunci dalam memperbaiki situasi di Tepi Barat dan Gaza serta mengamankan perdamaian di Timur Tengah.
Dia juga menjanjikan sekitar paket bantuan sebesar USD3,5 juta untuk Palestina. "Hanya contoh terbaru dari hubungan dekat kami dengan pemimpin mereka," kata Raab.
Sebelum bertemu Abbas, Raab bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam pertemuan itu ia menegaskan kembali dukungan Inggris untuk dialog dengan Palestina guna mencapai perdamaian abadi melalui solusi dua negara yang layak.
Pengumuman Abbas datang pada hari yang sama dengan pertemuan virtual sesi Dewan Keamanan PBB di mana para peserta menyampaikan pernyataan tentang proses perdamaian Israel-Palestina, membahas masalah-masalah seperti masalah kemanusiaan di wilayah Palestina, kekerasan yang memburuk dan upaya untuk menghidupkan kembali format Kuartet.
Perwakilan permanen Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengatakan serangkaian masalah status akhir harus diselesaikan dalam negosiasi langsung antara Palestina dan Israel. Ia menyerukan mitra Kuartetnya untuk mengintensifkan kerja sama dalam kepentingan ini, menurut tweet yang diposting misi Rusia untuk PBB.
Lihat Juga :